Aceh Utara | Jurnalismerahputih.com - Tak butuh waktu lama bagi prajurit Koramil 13/Bkt untuk langsung tancap gas melakukan pemulihan pasca musibah banjir yang sempat merendam wilayah Kecamatan Baktiya. personel Babinsa bergerak taktis melakukan pendampingan pembersihan fasilitas umum di Desa Alue Bili Rayeuk. Fokus utama kali ini adalah normalisasi parit dan perbaikan jalan usaha tani yang menjadi urat nadi perekonomian warga desa. Sabtu (28/2/2026).
Pembersihan ini tidak main-main. Untuk mempercepat proses evakuasi lumpur dan material sisa banjir, satu unit ekskavator merek Sany diterjunkan ke lokasi. Kehadiran alat berat ini menjadi tenaga tambahan bagi para Babinsa dan warga yang berjibaku di lapangan. Hingga laporan ini diturunkan, progres pengerjaan di Desa Alue Bili Rayeuk telah mencapai angka signifikan, yakni 40%.
Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh para personel di lapangan. Serda Irfan, salah satu Babinsa Koramil 13/Bkt yang mengawal langsung alat berat tersebut, menegaskan bahwa akses jalan tani adalah prioritas utama agar aktivitas warga kembali normal.
"Banjir mungkin meninggalkan lumpur, tapi tidak boleh menyisakan kesedihan bagi petani kita. Kami hadir di sini memastikan parit lancar kembali dan jalan usaha tani bisa segera dilewati. Target kita, akses ini harus pulih 100% secepat mungkin," tegas Serda Irfan di sela-sela pemantauan alat berat.
Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah kesulitan rakyat, menjadi solusi, dan terus mengawal pemulihan wilayah pasca bencana demi terwujudnya Baktiya yang kembali bangkit dan produktif.

Social Header