Jurnalismerahputih.com | Muara Enim – Memasuki pengujung Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kepala Desa Ulak Bandung, Nopiansyah, S.Pd., mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondusivitas wilayah.
Fokus utama Pemerintah Desa (Pemdes) saat ini adalah memastikan keamanan lingkungan dan kelancaran mobilitas warga selama masa mudik dan perayaan lebaran.
Nopiansyah menegaskan bahwa perayaan Idul Fitri tahun ini harus dibarengi dengan kewaspadaan kolektif. Ia meminta seluruh perangkat desa, mulai dari tingkat Dusun hingga RT, untuk proaktif memantau situasi keamanan di wilayah masing-masing.
Nopiansyah menekankan beberapa poin krusial yang harus diperhatikan warga:
Pengamanan Swadaya: Warga yang akan meninggalkan rumah untuk silaturahmi diminta melapor ke tetangga atau pengurus RT setempat.
Mengimbau warga agar merayakan malam kemenangan dengan cara yang santun dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Mengaktifkan kembali fungsi kontrol sosial untuk mencegah potensi tindak kriminal di lingkungan pemukiman.
"Kita ingin warga Ulak Bandung merayakan Idul Fitri dengan tenang. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi tanggung jawab kita bersama sebagai satu kesatuan warga desa," tegas Nopiansyah.
Selain aspek keamanan, Nopiansyah juga mengingatkan pentingnya percepatan penyaluran zakat dan bantuan sosial tepat waktu.
Hal ini bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, dapat merasakan sukacita hari kemenangan secara layak.
"Jangan sampai ada warga kita yang terlewat. Saya instruksikan petugas terkait untuk memastikan penyaluran bantuan atau zakat sampai ke tangan yang berhak sebelum pelaksanaan salat Id," tambahnya.
Menutup pernyataannya, Nopiansyah secara profesional menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan publik selama setahun terakhir.
Ia berharap momentum lebaran menjadi titik tolak untuk meningkatkan kinerja pelayanan desa di masa mendatang.
-Jwr | Sumsel Region

Social Header