Jurnalismerahputih.com | Muara Enim – Di bawah naungan langit sore Bumi Serasan Sekundang yang teduh, sebuah pemandangan inspiratif tersaji di pusat Kota Muara Enim. Puluhan siswa-siswi SMP Negeri 1 Muara Enim tampak antusias menebar kebaikan dengan membagikan ratusan paket takjil kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas, Kamis, (12/03).
Kegiatan ini bukanlah sekadar rutinitas seremonial tahunan. Di balik gerakan sosial ini, terdapat visi besar dari Kepala SMPN 1 Muara Enim, Ipan Darmanto S.Pd., M.Pd, yang ingin mendobrak sekat antara teori akademik dan realitas sosial. Beliau meyakini bahwa pendidikan yang paling membekas adalah pendidikan yang melibatkan hati dan aksi nyata.
Dalam pengamatannya di lapangan, Ipan Darmanto S.Pd., M.Pd, terlihat bangga menyaksikan anak didiknya berinteraksi dengan santun kepada masyarakat. Baginya, momen ini adalah ujian sesungguhnya bagi kurikulum karakter yang selama ini didengungkan di sekolah.
"Pendidikan karakter tidak akan pernah mencapai tujuannya jika hanya berhenti di dalam ruang kelas atau lembar jawaban ujian. Melalui aksi berbagi takjil ini, kami sedang membuka 'Laboratorium Empati'. Kami memfasilitasi siswa untuk merasakan langsung kebahagiaan dalam memberi dan pentingnya kepekaan sosial," ujar Ipan Darmanto dengan nada penuh kebijakan.
Lebih lanjut, Beliau menekankan bahwa di tengah gempuran era digital yang cenderung membuat remaja menjadi individualis, SMPN 1 Muara Enim harus hadir sebagai penawar. Beliau berkomitmen menjadikan sekolah sebagai kawah candradimuka yang mencetak pemimpin masa depan dengan kecerdasan spiritual yang mumpuni.
"Kami ingin anak-anak kami tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual, namun tetap rendah hati dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Senyum para pengendara saat menerima takjil dari anak-anak kami adalah sertifikat keberhasilan pendidikan karakter yang sesungguhnya," tambah beliau.
Respon positif pun mengalir dari masyarakat. Banyak pengendara yang mengapresiasi kesantunan para siswa SMPN 1 Muara Enim saat membagikan paket berbuka. Hal ini menjadi bukti bahwa tangan dingin Bapak Ipan Darmanto dalam memimpin sekolah tertua dan favorit di Muara Enim ini telah berhasil menyelaraskan prestasi dengan adab.
Aksi simpati ini ditutup dengan doa bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa dan masyarakat, sekaligus mempertegas posisi SMPN 1 Muara Enim sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mengejar angka, tetapi juga menjaga marwah dan martabat kemanusiaan di bulan yang penuh berkah.
-Jwr | Sumsel Region


Social Header