Breaking News

BOS Rp 1,3 MILIAR “HABIS KE MANA?”

Kepala Sekolah SMPN 4

BEKASI | Jurnalismerahputih.com

Skandal pengelolaan Dana BOS kembali mencuat. Kali ini, SMPN 4 Tambun Selatan jadi sorotan panas setelah ditemukan kejanggalan serius dalam penggunaan anggaran lebih dari Rp 1,3 miliar tahun 2025.

🔥 Fakta mencengangkan: Pada tahap awal pencairan dana Rp 705 juta, anggaran perpustakaan justru NOL rupiah!

Padahal, perpustakaan adalah jantung pendidikan.

👉 Tapi anehnya… Di tahap berikutnya, dana perpustakaan tiba-tiba melonjak hingga Rp 146 juta.

Ada apa sebenarnya? Kelalaian… atau ada yang sengaja “diatur belakangan”?

💸 Uang Ratusan Juta Mengalir ke Administrasi

Alih-alih fokus ke siswa, dana justru “gemuk” di pos yang dipertanyakan:

Administrasi sekolah: Rp 162 juta

Pemeliharaan sarpras: Rp 130 juta

Totalnya nyaris setengah miliar rupiah!

⚠️ Publik mulai curiga: Apakah ini benar kebutuhan, atau sekadar pemborosan terselubung?

📉 Guru? Prioritas Belakangan!

Lebih mengejutkan lagi:

❌ Tahap 1: Pengembangan guru = 0 rupiah

✔️ Tahap 2: baru muncul Rp 38 juta

Padahal, kualitas pendidikan ditentukan oleh kualitas guru.

👉 Kenapa guru justru diabaikan di awal?

😡 Honor Kecil, Beban Besar

Dengan total honor hanya sekitar Rp 172 juta untuk 73 tenaga pendidik:

💬 Artinya?

Banyak guru diduga masih menerima bayaran jauh dari layak.

Di tengah dana miliaran, kesejahteraan guru tetap minim. Ironis!

🎓 Akreditasi A, Tapi Pengelolaan Dipertanyakan

Sekolah dengan:

Akreditasi A

Siswa 1.199 orang

Seharusnya jadi contoh.

Namun yang muncul justru:

📚 Literasi diabaikan

👩‍🏫 Guru tak diprioritaskan

💰 Anggaran “lari” ke pos lain

🔥 Desakan Menggema: Buka Semua ke Publik!

Publik kini menuntut transparansi total:

Kemana sebenarnya uang BOS dialirkan?

Siapa yang menentukan prioritas?

Apakah ada yang disembunyikan?

❗ SATU PERTANYAAN BESAR

Dana Rp 1,3 miliar ini benar untuk pendidikan… atau hanya habis tanpa arah?

Red

© Copyright 2022 - JURNALIS MERAH PUTIH