Breaking News

HUT ke-13 Instanusantara Makassar Jadi Momentum Kebangkitan, Puluhan Fotografer Ramaikan MCH

MAKASAR I Jurnalismerahputih.com
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Instanusantara Makassar (INMKS) berlangsung hangat dan penuh makna di Makassar Creative Hub (MCH), Minggu (26/4). Meski diikuti sekitar 30-an peserta, kegiatan ini tetap terasa hidup dengan semangat kebersamaan yang kuat dari para anggota dan pecinta fotografi yang hadir.26-04-2026

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan registrasi peserta yang dilanjutkan sesi briefing. Dalam pengarahan tersebut, panitia menyampaikan mekanisme kegiatan hunting bareng (hunbar) dan lomba fotografi yang menjadi agenda utama. Suasana akrab langsung terasa, dengan peserta yang saling berinteraksi tanpa sekat, mencerminkan karakter komunitas yang inklusif.

Usai briefing, peserta mengikuti sesi foto bersama sebelum bergerak menuju lokasi hunting di sekitar Pantai Losari dan beberapa titik yang telah ditentukan panitia. Selama kurang lebih dua jam, para peserta berburu momen, memotret model yang disiapkan maupun lanskap khas Kota Makassar. Aktivitas ini menjadi ruang eksplorasi sekaligus ajang berbagi pengalaman antaranggota.

Setelah sesi hunting selesai, peserta kembali ke MCH untuk mengunggah hasil foto yang dilombakan. Diskusi ringan hingga saling memberi masukan tampak mewarnai suasana, memperlihatkan proses belajar yang berjalan secara alami di dalam komunitas.

Acara inti kemudian dibuka secara resmi melalui sambutan Chief Instanusantara Makassar, Shandy. Dalam pidatonya, ia mengisahkan perjalanan komunitas yang sempat mengalami masa vakum.

“Waktu saya pertama bergabung, kegiatan sudah jarang. Tapi perlahan kami bangun kembali dengan melibatkan teman-teman hingga akhirnya Instanusantara Makassar bisa aktif lagi,” ujarnya.

Shandy juga menyinggung keberhasilan INMKS menjadi tuan rumah Gathering Nasional ke-XI sebagai salah satu tonggak penting kebangkitan komunitas. Ia mengaku amanah sebagai Chief bukanlah beban pribadi, melainkan hasil kerja kolektif.

“Semua ini tidak bisa berjalan tanpa dukungan teman-teman. Ini adalah kerja bersama,” tambahnya.

Suasana semakin cair saat sesi kuis interaktif digelar. Pertanyaan seputar sejarah Instanusantara Makassar, termasuk nama awal komunitas yang dahulu dikenal sebagai Instanusantara Sulawesi serta tanggal berdirinya, memancing antusiasme peserta. Gelak tawa dan sorakan spontan membuat suasana semakin hidup.

Selain hiburan, kegiatan ini juga menghadirkan sesi edukatif melalui workshop fotografi dasar oleh Arafat Usman. Materi yang disampaikan meliputi konsep segitiga exposure—aperture, shutter speed, dan ISO—serta teknik metering light. Sesi tanya jawab yang dibuka memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperdalam pemahaman mereka secara langsung.

Puncak perayaan ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan 13 tahun komunitas. Potongan tumpeng secara simbolis diberikan oleh Shandy kepada mantan Ketua pertama Instanusantara Makassar yang pada masa awal masih bernama Instanusantara Sulawesi. Momen ini menjadi bentuk penghormatan terhadap para pendiri komunitas.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba foto, pembagian hadiah kuis, serta doorprize dari sponsor. Antusiasme peserta terlihat saat nama-nama pemenang diumumkan, disertai tepuk tangan meriah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Meski sederhana, perayaan ini meninggalkan kesan mendalam bagi yang hadir.

HUT ke-13 Instanusantara Makassar tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum refleksi dan penguatan kembali solidaritas komunitas. Dengan jumlah peserta yang tidak besar namun solid, INMKS menunjukkan bahwa semangat berkarya dan kebersamaan tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga eksistensi komunitas fotografi di Makassar. (DOY)
© Copyright 2022 - JURNALIS MERAH PUTIH