BEKASI I Jurnalismerahputih.com
Tak tanggung-tanggung, rider cilik yang berlaga datang dari berbagai kota bahkan lintas pulau, mulai dari Lampung, Kalimantan, hingga Pekalongan. Mayoritas peserta merupakan anak usia dini dengan rentang umur 1 tahun 8 bulan hingga 8 tahun.
Founder Push Bike Academy sekaligus penyelenggara event, Muhammad Algifari, menyebut tren push bike kini berkembang menjadi pilihan banyak orang tua untuk menyalurkan energi anak ke aktivitas yang sehat dan kompetitif.
“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Saya membangun akademi ini agar anak-anak usia dini punya aktivitas positif dan tidak bergantung pada gadget,” kata Algifari.
Menurut dia, push bike sangat cocok untuk anak yang aktif, energik, dan sulit diam. Selain menyehatkan, olahraga ini juga membantu membangun kemampuan motorik, keseimbangan, fokus, dan mental kompetisi sejak dini.
“Daripada waktunya habis untuk game atau gadget, lebih baik diarahkan ke olahraga. Push bike ini sangat positif untuk perkembangan anak,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager Go! Wet Waterpark Grand Wisata, Tiku Purwowiratno, menegaskan pihaknya melihat push bike sebagai olahraga yang memiliki dampak besar bagi tumbuh kembang anak sekaligus menjadi solusi positif di tengah tingginya ketergantungan anak terhadap gawai.
“Kami melihat komunitas push bike ini sangat bagus untuk anak-anak. Selain menyehatkan, mereka juga bisa berprestasi lewat ajang-ajang kompetisi seperti ini. Yang paling penting, kegiatan seperti ini bisa menjadi cara efektif menghindarkan anak dari kecanduan gadget,” ujar Tiku.
Menurutnya, Go! Wet berkomitmen menjadi ruang terbuka bagi kegiatan edukatif yang mendukung pengembangan generasi muda, bukan hanya sebagai destinasi wisata air.
“Visi kami, Go! Wet bukan sekadar tempat berenang, tapi juga bisa menjadi venue berbagai event positif. Prinsipnya kami sangat mendukung kegiatan yang mengedepankan edukasi dan pengembangan anak-anak. Kalau event seperti ini bisa digelar rutin setiap tahun, tentu dampaknya akan sangat baik bagi olahraga push bike maupun pembinaan generasi muda,” katanya.
Go! Wet sendiri dipilih bukan tanpa alasan. Selain menjadi lokasi latihan rutin komunitas Boltz Academy sejak 2018, kawasan ini juga menghadirkan konsep sportainment, di mana peserta dapat berkompetisi sekaligus menikmati wahana rekreasi keluarga.
Event ThunderBoltz Go! Wet Race 2026 tahun ini juga menggunakan lintasan berstandar nasional sepanjang 420 meter, menjadikannya salah satu trek push bike terbaik di kawasan Bekasi.
ThunderBoltz kini tak sekadar menjadi ajang balap sepeda anak, melainkan telah berkembang menjadi wadah pembentukan karakter, sportivitas, dan gaya hidup sehat bagi generasi kecil Indonesia aktif bergerak, berani berkompetisi, dan jauh dari ketergantungan gadget.(DOY)
Social Header