Breaking News

Balita di Babelan Diduga Kena DBD, Relawan Braja26 dan H. Jayasan Gencarkan Fogging

Jurnalis merahputih.com 

BEKASI - Meningkatnya populasi nyamuk di kawasan permukiman kian meresahkan warga Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Kekhawatiran ini kian memuncak setelah muncul laporan mengenai adanya warga yang diduga terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).

​Salah satu warga yang diduga terserang DBD adalah Nasrudin, seorang balita berusia 15 bulan, warga Kampung Kedaung RT 04/RW 02, Desa Kedung Jaya.

Setelah sepekan berjuang menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit swasta, senyum lega akhirnya kembali hadir di tengah keluarga Nasrudin. Balita malang tersebut kini telah diperbolehkan pulang untuk melanjutkan pemulihan di rumah.

​"Alhamdulillah, Nasrudin sudah dibolehkan pulang oleh pihak rumah sakit karena kondisinya sudah jauh membaik," ungkap sang kakak, Asnamutiah, dengan nada penuh syukur.

​Mendengar kabar tersebut, tokoh masyarakat setempat, H. Jayasan, langsung mengambil langkah cepat. Ia menggerakkan Relawan Braja26 untuk segera melakukan pengasapan (fogging) di kawasan pemukiman warga,khususnya di Kampung Kedaung RT 04/RW 02, Dusun I, Desa Kedung Jaya. Langkah nyata ini diambil demi melindungi warga dari ancaman penularan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kian mencemaskan.

​Namun, H. Jayasan mengingatkan bahwa fogging hanyalah langkah awal. Kunci utama untuk benar-benar memutus mata rantai DBD ada pada kepedulian warga sendiri.

​"Penyemprotan saja tidak akan maksimal kalau tidak dibarengi dengan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan," ujar H. Jayasan.

​Melalui Relawan Braja26, warga diajak untuk lebih peduli pada lingkungan sekitar. Hal-hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan—mulai dari kaleng, botol plastik, hingga ban bekas—menjadi sangat krusial. Barang-barang ini rentan menampung air hujan yang nantinya bisa menjadi "rumah nyaman" bagi jentik nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak. Warga pun diimbau untuk aktif menerapkan gerakan menutup rapat penampungan air dan membersihkan barang bekas secara berkala.

​Aksi cepat tanggap ini disambut hangat oleh warga Dusun I Desa Kedung Jaya. Rasa terima kasih yang mendalam pun mengalir dari masyarakat setempat.

​"Terima kasih banyak atas perhatian dan kepedulian Bapak H. Jayasan melalui Relawan Braja26 yang sudah bergerak cepat melakukan fogging. Kehadiran fogging ini sangat berarti karena populasi nyamuk di pemukiman kami memang sudah sangat meresahkan," ucap Warih, salah satu Tokoh Masyarakat Dusun I Desa Kedung Jaya.

​Kini, warga berharap gerak bersama ini dapat melahirkan lingkungan yang tak hanya bersih, tetapi juga sehat dan aman bagi seluruh keluarga yang tinggal di sana. (HIDAYAT/DOY
© Copyright 2022 - JURNALIS MERAH PUTIH