Aceh Utara -TNI Angkatan Darat terus berkomitmen untuk mengawal kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas perekonomian hingga ke tingkat pedesaan. Melalui peran aktif Satuan Komando Kewilayahan, Babinsa di lapangan secara konsisten memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan pokok guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga dan pasokan komoditas vital tetap aman.
Sebagai langkah konkret di lapangan, Babinsa Koramil 13/Baktiya Kodim 0103/Aceh Utara, Serda Putra Mis Gunawan, melaksanakan kegiatan pengecekan harga sembako pada Minggu (30 Agustus 2026). Pemantauan ini dilakukan secara langsung di toko kelontong milik Pak Dahri yang berlokasi di Desa Keude Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian prajurit dalam mendeteksi secara dini fluktuasi harga kebutuhan pokok di wilayah binaannya.
Berdasarkan hasil pemantauan langsung di pasar, harga sejumlah kebutuhan pokok relatif stabil. Untuk komoditas beras, varian Ramos dipatok Rp 17.000/kg, Beras Special dan Jongkong Rp 16.000/kg, Beras Bangau Rp 14.000/kg, serta varian Walet dan Mawar seharga Rp 14.500/kg. Sementara itu, harga telur ayam bertahan di angka Rp 58.000/papan, minyak goreng Rp 19.000/kg, tepung terigu Rp 12.000/kg, daging sapi Rp 180.000/kg, daging ayam Rp 38.000/kg, dan ikan tongkol Rp 40.000/kg. Komoditas bumbu dapur seperti cabai merah berada pada harga Rp 35.000/kg, cabai rawit Rp 45.000/kg, cabai hijau Rp 30.000/kg, bawang merah Rp 35.000/kg, bawang putih Rp 38.000/kg, serta susu kaleng Rp 13.000/kaleng.
Kehadiran prajurit TNI di tengah aktivitas pasar mendapat tanggapan positif dari para pedagang setempat. Pak Dahri, pemilik kedai sembako di Desa Keude Alue Ie Puteh, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian Babinsa yang rutin memantau harga di tokonya. "Kami sangat senang dengan hadirnya Bapak Babinsa yang mengecek harga dan stok barang di toko kami. Sejauh ini harga kebutuhan pokok masih relatif stabil dan pasokan dari distributor juga aman, sehingga warga bisa berbelanja dengan tenang tanpa khawatir kenaikan harga yang melonjak," ujarnya.
Langkah preventif dan pemantauan ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan, sehingga ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga dengan baik.
Social Header