Breaking News

Surat Maklumat DPD RAMBO Muara Enim: Waspada Racun Provokasi Asing yang Ingin Memecah Belah NKRI

Jurnalismerahputih.com | Muara Enim - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Rakyat Membela Prabowo (DPD RAMBO) Muara Enim ZulPadlil Azim S.Pd menghimbau keseluruhan anggota ormas dan masyarakat  Sebagai pemimpin organisasi kemasyarakatan (ormas), menjaga kedaulatan negara dan persatuan bangsa adalah tanggung jawab yang besar. 

Menghadapi ancaman pihak asing yang ingin memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) membutuhkan narasi yang tegas, fokus pada persatuan, dan tetap berada dalam koridor hukum serta konstitusi.

1. Narasi Fokus pada Persatuan dan Menolak Intervensi Asing.

 "Saudara-saudaraku sekalian! Saat ini ada pihak luar yang memanfaatkan situasi domestik kita untuk memecah belah NKRI. Kita boleh memiliki pandangan berbeda terhadap jalannya pemerintahan, tetapi kita tidak akan pernah membiarkan bangsa asing merusak persatuan kita! Merapatkan barisan, jaga lingkungan kita, dan tunjukkan bahwa ormas kita adalah benteng terdepan yang menjaga keutuhan NKRI!"

2. Narasi Pemisahan antara Kritik Pemerintah dan Ketahanan Negara.

"Instruksi kepada seluruh anggota! Kritik terhadap ketidakbecusan kepemimpinan adalah hak kita sebagai warga negara, namun menjaga negara dari kehancuran dan adu domba asing adalah kewajiban mutlak kita! Jangan biarkan kemarahan kita dimanfaatkan oleh aktor luar untuk memecah belah bangsa. Tetap satu komando, jaga kedamaian, dan lawan setiap upaya provokasi yang ingin meruntuhkan merah putih!"

3. Narasi Singkat dan Tegas (Untuk Pesan Singkat/Broadcast)

"Pemerintah bisa berganti, tetapi NKRI adalah harga mati! Mari seluruh anggota ormas, kita waspadai gerakan-gerakan adu domba dari pihak luar yang ingin menghancurkan negara kita. Tetap solid, jangan terprovokasi, dan bersiap siaga menjaga persatuan dan kesatuan di wilayah masing-masing. NKRI Harga Mati!"

Fokus pada Pertahanan: Arahkan perlawanan kepada "provokasi, adu domba, dan intervensi asing", bukan tindakan kekerasan fisik secara sepihak.

Konstitusional: Tegaskan bahwa evaluasi atau kritik terhadap presiden dilakukan melalui jalur yang sah dan konstitusional, bukan dengan merusak negara sendiri.

Koordinasi: Selalu berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat (TNI/Polri) jika mendeteksi adanya gerakan asing atau infiltrasi yang mencurigakan di daerah Anda.

Semoga rakyat Indonesia tidak terpecah belah dan selalu menghormati dan menghargai jasa jasa pahlawan kita yang telah mempertaruhkan nyawa demi kemenangan NKRI yang kita cintai ini tetap damai, aman dan tentram."pungkasnya.,,,(,bersam tim)  harman
© Copyright 2022 - JURNALIS MERAH PUTIH