JAKARTA — Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menepis keras tudingan miring yang menyebut gerakan aksi massa mereka di Gedung DPR RI telah ditunggangi oleh kelompok atau agenda politik tertentu, termasuk isu yang mengaitkannya dengan "Geng Solo".
Sebagaimana dilansir dari Kompas TV, perwakilan AMPB memberikan klarifikasi tegas untuk membendung narasi liar yang sengaja dihembuskan guna mengaburkan fokus perjuangan utama pengesahan RUU Perampasan Aset.
supriyono botok itu menegaskan bahwa kehadiran warga Pati ke Jakarta murni didorong oleh aspirasi moral dan penegakan hukum, tanpa ada campur tangan apalagi arahan dari lingkaran kekuasaan mana pun.
"Kami tidak kenal penguasa, kami tidak ada hubungan dengan Geng Solo atau pihak mana pun. Gerakan AMPB ini murni suara rakyat Pati yang menuntut keadilan dan pengesahan RUU Perampasan Aset," tegas Botok membantah tudingan tersebut.
Langkah tegas ini diambil guna meluruskan opini publik agar tidak terdistraksi oleh isu-isu sekunder yang sengaja dilemparkan ke media sosial. AMPB memastikan fokus utama mereka tetap terkunci pada pengawalan komitmen tertulis Pimpinan DPR RI hingga RUU Perampasan Aset benar-benar disahkan.
Social Header