Breaking News

Kurang Koordinasi, Proyek Drainase di Muara Enim Halangi Usaha Warga! Pemerhati Pembangunan Sebut Kontraktor Tidak Sehat

 


Muara Enim | Jurnalismerahputih.com 

Proyek drainase yang berada di jalan pramuka rt 01 rw 02 PS II kec. Muara Enim Kab. Muara Enim tuai konflik dengan pemilik usaha setempat, 11/07/2025.

Pasalnya Proyek PUPR yang dikerjakan oleh Cv. Agam Jaya dengan nilai Pagu Rp. 488.829.000 tersebut disesalkan kurangnya koordinasi terhadap pemilik usaha cucian setempat, salain usaha cucian, akses jalan tersebut diketahui menjadi akses jalan bagi usaha rumah makan setempat serta warga sekitar.

Dikenal dengan panggilan Andi, Pemilik usaha cucian motor dan mobil yang berada persis di pinggir jalan tersebut menyayangkan cara kontraktor mengerjakan proyek drainase yang mana sangat mempengaruhi pendapatan usaha cucian nya.

"ya harusnya ada koordinasi, kalau kayak gini kan ganggu usaha namanya mas, ini harusnya disisakan untuk lewat, lha ini malah langsung dikeruk semua, kami biasanya 20 sampai 25 kendaraan yang masuk, hari ini cuma 6, sepuluhpun dak nyampai" katanya.

Imam mahmudi, yang menyebut dirinya sebagai pemerhati pembangunan daerah juga membeberkan kritiknya atas cara pengerjaan proyek Rekonstruksi siring tersebut.

"jelas-jelas disitu ada usaha orang yang melibatkan akses keluar masuk, kalau ngga ada koordinasi ya ngga sehat namanya, harus ada" tindihnya.

malam sekitar pukul 19:20 Rusli, selaku pelaksana pekerjaan menegaskan langsung mengerahkan personil pekerja untuk membenahi akses jalan guna memperkecil adanya konflik berkepanjangan.

"ya karena ini hanya soal miskomunikasi saja, langsung kami benahi, saya sudah meminta maaf dengan pemilik usaha dan saya rasa ini bentuk tanggung jawab" tegasnya.


jwr - kaperwil sumsel
© Copyright 2022 - JURNALIS MERAH PUTIH