Breaking News

Sinergitas dengan Komponen Masyarakat dan Warga, Satgas Yonif 144/JY gelar Karya Bakti

Boven Digoel | Jurnalismerahputih.com - Dalam rangka mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta menjaga kebersihan lingkungan tempat ibadah, Satgas Yonif 144/JY Pos KM 53 yang mmelaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan Rumah Kapela Bunda Maria di Kampung Kanggup, RT 04, Distrik Sesnuk, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Selasa (29/7/2025).

Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat, termasuk tokoh masyarakat Bapak Paskhalis, serta dipimpin langsung oleh Danpos KM 53 Letda Inf M. Tedi. Dalam kegiatan karya bakti tersebut, personel Satgas bersama warga bergotong-royong membersihkan area sekitar Rumah Kapela Bunda Maria, melakukan perbaikan ringan, serta pengecatan bagian luar bangunan. 

Dalam keterangannya, Letda Inf M. Tedi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial dan penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Melalui karya bakti ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran TNI bukan hanya menjaga perbatasan, tetapi juga hadir dalam kehidupan sosial masyarakat, dan dapat terus mempererat tali persaudaraan antara prajurit dan warga". 

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Dansatgas Yonif 144/JY, Letkol Inf Eko Siswanto, S.Hub.Int., M.I.P, yang menegaskan pentingnya sinergi antara Satgas dan masyarakat di daerah penugasan.

“TNI adalah bagian dari rakyat. Oleh karena itu, setiap prajurit kami di lapangan diharapkan selalu peka terhadap kebutuhan dan kondisi masyarakat di sekitar pos masing-masing. Pembersihan tempat ibadah ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat dan juga bentuk toleransi antarumat beragama,” tegas Letkol Eko Siswanto.

Bapak Paskhalis mewakili seluruh warga Kampung Kanggup menyampaikan, "terimakasih banyak kepada anggota Pos KM 53 Satgas Yonif 144/JY yang sudah sangat banyak membantu, dari membersihkan hingga merawat tempat yang menjadi simbolis dan ibadah kami, semoga kegiatan ini akan terus berlanjut dengan penuh kebersamaan. 

Kegiatan berjalan lancar, penuh semangat gotong-royong, dan ditutup dengan doa bersama sebagai simbol kebersamaan dan harapan akan kedamaian di wilayah perbatasan Papua Selatan".

(Sumber :Pendam II/Sriwijaya)

(Red/Jmp)


© Copyright 2022 - JURNALIS MERAH PUTIH