Aceh Utara | Jurnalismerahputih.com - Harapan baru bagi warga terdampak bencana di Desa Alue Dua, Kecamatan Langkahan, kini mulai terlihat nyata seiring dengan dimulainya penyiapan lahan untuk Hunian Sementara (Huntara). Selasa (27/1/2026).
Personel Babinsa dari Koramil 29/LKH turun langsung ke lapangan guna melakukan pendampingan operasional alat berat jenis ekskavator Hitachi Zaxis 70 dalam membersihkan titik lokasi pembangunan. Langkah cepat ini diambil guna memastikan lahan siap bangun sehingga proses konstruksi tempat tinggal bagi masyarakat dapat segera dilaksanakan tanpa kendala teknis di lapangan.
Kegiatan yang berlangsung di bawah pengawasan Sertu Joni Suheri ini melibatkan koordinasi erat antara TNI, perangkat desa Alue Dua, dan operator alat berat.
Dengan penuh ketelitian, alat berat tersebut meratakan tanah dan membersihkan sisa-sisa material yang menghambat di area perumahan warga, demi menjamin keamanan struktur bangunan Huntara nantinya. Sinergi yang kuat antara aparat kewilayahan dan unsur desa menjadi kunci utama agar tahapan awal pembangunan ini berjalan sesuai jadwal, mengingat kebutuhan akan hunian yang layak bagi warga merupakan prioritas yang mendesak.
Babinsa Koramil 29/LKH, Sertu Joni Suheri menyampaikan, "Kami hadir di lapangan untuk memastikan proses pembersihan lahan Huntara ini berjalan lancar dan tepat sasaran di titik yang telah ditentukan. Pendampingan alat berat ini adalah bentuk komitmen Koramil 29/LKH dalam mengawal setiap tahap bantuan untuk warga, agar masyarakat Desa Alue Dua bisa segera memiliki tempat tinggal yang lebih nyaman paska bencana. Kami bersyukur kegiatan hari ini berjalan aman dan kondusif berkat kerja sama seluruh pihak."

Social Header