Aceh Utara | Jurnalismerahputih.com - TNI bergerak cepat melaksanakan pemasangan Jembatan Bailey tanggap darurat di Desa Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, sebagai respons atas terputusnya akses penghubung akibat bencana banjir. Pembangunan jembatan ini menjadi langkah strategis untuk memulihkan konektivitas wilayah dan mempercepat aktivitas masyarakat terdampak. Jumat (13/2/2026).
Jembatan Bailey tersebut dibangun untuk menghubungkan Desa Bluka Teubai dengan Desa Glumpang Sulu Timur yang sebelumnya terisolasi akibat rusaknya jembatan lama diterjang banjir. Kehadiran jembatan darurat ini diharapkan mampu mengembalikan kelancaran arus transportasi warga serta distribusi kebutuhan pokok masyarakat.
Pekerjaan pemasangan jembatan dilaksanakan oleh personel Yonzipur 17/AD dengan kekuatan 22 personel yang dipimpin oleh Serma Riky. Prajurit TNI bekerja secara terukur dan profesional sesuai prosedur teknis guna memastikan konstruksi jembatan kuat, aman, dan layak digunakan.
Sementara itu, Babinsa Koramil 03/Dewantara Kodim 0103/Aceh Utara, Serka Joko Susilo, turut melaksanakan pengawalan dan pemantauan langsung di lapangan. Peran Babinsa menjadi penghubung koordinasi antara Satgas dan kondisi wilayah setempat agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan kondusif.
Adapun progres kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi pekerjaan pemasangan pilar jembatan serta perakitan rangka utama Jembatan Bailey. Tahapan ini merupakan bagian penting dalam memastikan kestabilan struktur sebelum dilakukan pemasangan lanjutan.
Untuk rencana kegiatan esok hari, Satgas akan melanjutkan perangkaian Bailey serta pemasangan panel jembatan. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 40 persen. Pembangunan Jembatan Bailey ini menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam membantu masyarakat bangkit dan memulihkan infrastruktur vital pascabencana banjir.

Social Header