Breaking News

Pengawasan Jebol! Tronton Index 28 Masuk Kota, Putuskan Kabel Listrik di Dua Titik Vital Muara Enim


Jurnalismerahputih.com | Muara Enim – Keamanan infrastruktur jantung Kota Muara Enim mendadak dipertanyakan. Pada Kamis malam (5/2/2026), sebuah armada dump tronton Index 28—kendaraan berat yang secara regulasi dilarang keras melintasi jalur protokol—berhasil "nyelonong" masuk hingga ke kawasan Monumen Perjuangan (Monpera).

​Insiden ini bukan sekadar salah jalan, melainkan tamparan keras bagi otoritas pengawasan lalu lintas. Bagaimana kendaraan sebesar itu bisa melenggang bebas dari perbatasan hingga ke pusat kota tanpa ada tindakan pencegahan sejak dini?

Kronologi Kerusakan Berantai

Unit tronton kosong yang diduga biasa beroperasi di sektor batubara ini memicu kekacauan instalasi kabel listrik. Tak tanggung-tanggung, kerusakan terjadi di dua titik: Tugu Perbatasan Muara Enim-Lahat dan kawasan Monpera. Ketinggian bak truk yang tidak sesuai dengan ruang jalan kota mengakibatkan kabel-kabel utama putus dan menjuntai, membahayakan keselamatan warga.

​Di lokasi kejadian, tim teknis PLN terpaksa bekerja ekstra keras untuk menyambung kembali kabel yang porak-poranda akibat hantaman bak truk tersebut. Sementara itu, Babinsa Andriansyah terlihat sigap di lokasi untuk memastikan warga tetap aman dari risiko sengatan listrik atau kecelakaan lalu lintas tambahan.

Sopir Mengaku "Buta Map",

Sopir tronton berdalih tidak mengetahui jalur menuju Jambi dan justru tersesat hingga ke area Islamic Center. Namun, dalih ini dinilai tidak logis oleh warga setempat.

Andreas, seorang warga yang menyaksikan dampak kerusakan di perbatasan, menyatakan kegeramannya.

​"Ini soal dimensi yang tidak wajar. Di perbatasan sudah putus kabel, kenapa masih bisa terus melaju sampai ke tengah kota? Di mana petugas saat mobil ini melintas?" cetusnya.

​Hingga saat ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muara Enim belum memberikan klarifikasi mengenai bobolnya pengawasan di pos-pos perbatasan. Ketidakhadiran penjelasan resmi ini semakin memperkuat keresahan publik: Jika tronton raksasa saja bisa masuk tanpa diketahui, sejauh mana keamanan warga dari ancaman kendaraan Over Dimension di masa depan?

​Publik kini mendesak adanya evaluasi total dan pertanggungjawaban nyata, bukan sekadar perbaikan kabel yang putus, melainkan perbaikan sistem pengawasan yang seolah "tertidur" saat insiden ini terjadi.

© Copyright 2022 - JURNALIS MERAH PUTIH